3.
Betapa banyak orang yang merindukan untuk menjadi penghafal al-Quran
Saya
banyak berkenalan dengan tokoh-tokoh Islam, akademisi yang ada di kota Malang.
Mereka sekarang sudah jadi orang hebat, dihormati, memiliki penghasilan tinggi.
Di antara mereka ada yang bercerita pada saya: ”mas, saya sampai sekarang ini
masih mendambakan untuk bisa hafal Al-Quran, tapi pada usia setua ini apa masih
bisa? Bahkan, salah seorang dosen saya di S3 UIN Maliki Malang, dengan usia di
atas 50 tahun, mengatakan: “saya sekarang menghafalkan al-Quran, berapapun
dapatnya tidak masalah, sebab Allah menghargai proses bukan hasil. Cita-cita
saya sebelum meninnggal, kalau bisa semua ayat al-Quran sudah pernah dihafal
agar memori otak yang Allah ciptakan ini pernah terisi dengan file-file
al-Quran.” Bukankah otak atau hati yang berisi al-Quran tidak akan disiksa oleh
Allah? Sebagaimana sabda Rasulullah:
عن أبي أمامة : إنَّهُ كَانَ يَقُوْلُ
اِقْرَؤُوْا الْقُرْآنَ وَلَا يَغُرَّنَّكُمْ هَذِهِ الْمَصَاحِفَ الْمُعَلَّقَةَ
فَإِنَّ اللهَ لَنْ يُعَذِّبَ قَلْبًا وَعَى الْقُرْآنَ (رواه
الدارمي)
Bacalah al-Quran, jangan sekali engkau tertipu dengan mushaf
yang tergantung ini, karena Allah tidak akan menyiksa hati yang berisi al-Quran
(HR. Ad-Darimi)
Demikian juga salah seorang pembantu rektor di
Universitas Negeri Malang, secara implisit bertanya hal yang hampir sama pada
saya, yaitu tentang tata cara menghafal dan menjaga al-Quran di usia dewasa. Dua
tahun yang lalu, saya mengikuti acara khataman di rumah P. Asrukin (pegawai
Perpustakaan UM), di sana bertemu orang “sepuh” dari Kepanjen Malang yang sedang
menghafal al-Quran sejak usia 55 tahun, waktu itu baru bisa menghafal 25 juz. Di
Pesantren Darul Quran Singosari Malang, juga pernah kedatangan santriwati
berusia 50-an tahun dari daerah Tanggul kota Jember. Teman saya, seorang ibu dua
anak masih menyempatkan diri setoran hafalan al-Quran seminggu sekali di
Pesantren Nurul Ulum Kebonagung Malang. Mungkin mereka yang merindukan menjadi
penghafal al-Quran tersebut sudah pernah mencoba tapi gagal, atau mungkin karena
kesibukannya tidak sempat menghafal. Jadi, kalau hari ini Anda menghafal,
berarti Anda telah melakukan sesuatu yang banyak dirindukan orang lain. Kalau
mereka baru bermimpi, Anda sudah melakukannya, berbahagialah!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar