Rabu, 20 November 2013

#barublajar ttg amanah baru ini

bersyukur..bersyukur..
alhamdulillah atas amanah baru..yg beneran baru ini..
belum pernah diterima sebelumnya..
bener bener baru..jadi baru blajar juga..
blajar bersyukur juga..
dan blajar apa apa yg mendukung ikhtiar atas amanah baru yang Allah titipkan ini..

baru dan membuat terharu..
Alhamdulillah ya Allah..atas karunia kehidupan ini..
atas amanah yg sekarang sedang hamba emban ini..
meski terkadang saat iman turun..terasa berat..
dan terlintas,..ya Allah bisa ndak ya..bisa ndak ya menjalani amanah ini..
tapi orang lain bisa..bahkan hingga dua, tiga, empat, tujuh, sebelas..
lantas, apakah pantas aku menyerah..

jangan dong,,naudzubillah
harus banyak belajar makanya,,
karena ini bukan hanya amanah,,
tapi ada anugerah..hikmah,,dan harapan orang banyak dari padanya

dan harapanku padaNya atasnya adalah
smoga Allah anugerahkan padanya..kelak..
kesehatan..
keselamatan..
kekuatan,..
keberkahan hidup..
kebermanfaatan bagi umat..
kemudahan menjalan hidup..
sebagai penyampai kebaikan..
menjadi hafidz/ah..
membawa kebahagiaan bagi smua..
mencintai Allah di atas sgalagalanya..
mencintai Rasulullah..
mencintai dan snantiasa mendoakan orgtuanya..
snantiasa menegakkan kalimat Allah di muka bumi..
dan menyeru pada kebaikan..
dan harapan harapan lain baginya..
amiin amiin ya Rabb...
kabulkan doa hambaMu yg hina ini..
amiin..


ampuni hamba atas ikhtiar yg serba berkekurangan ini ya Allah..



#hikmah 34 alhikam Ibnu Athoillah

hikmah ke 34 ini berbunyi
TANDA AKAN BERJAYA PADA AKHIR PERJUANGAN ADALAH KUAT MENYERAH DIRI KEPADA ALLAH S.W.T PADA AWAL PERJUANGAN.

Berserah diri kepada Allah s.w.t, bertawakal kepada-Nya dan mengembalikan segala urusan kepada-Nya adalah jalan untuk mendekati Allah s.w.t. Kesemua ini boleh diibaratkan sebagai kendaraan, sementara ilmu dan amal diibaratkan sebagai roda. Sesiapa yang hanya membina roda tetapi tidak membina kendaraan maka dia akan memikul roda bukan menaiki kenderaan. Dia akan keletihan dan berhenti di tengah jalan sambil asyik bermain-main dengan roda seperti anak-anak..

hmm..
berserah diri bukan tanpa usaha trus males trus duduk duduk menunggu..

seperti dalam QS Yusuf ayat 67
bgini  terjemahannya dalam bhs inggris.. (hehe)
Sahih International
And he said, "O my sons, do not enter from one gate but enter from different gates; and I cannot avail you against [the decree of] Allah at all. The decision is only for Allah ; upon Him I have relied, and upon Him let those who would rely [indeed] rely."
Indonesian
Dan Ya'qub berkata: "Hai anak-anakku janganlah kamu (bersama-sama) masuk dari satu pintu gerbang, dan masuklah dari pintu-pintu gerbang yang berlain-lain; namun demikian aku tiada dapat melepaskan kamu barang sedikitpun dari pada (takdir) Allah. Keputusan menetapkan (sesuatu) hanyalah hak Allah; kepada-Nya-lah aku bertawakkal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakkal berserah diri".
Nabi Ya'qub memerintahkan anak2nya utk ikhtiar,,dan ada nasihat bliau dalam ikhtiar,,
namun bliau jg menyampaikan bahwa mengikuti nasihat bliau bukanlah jaminan keberhasilan..dan hasil dr ikhtiar tetep hak Allah..
bgitulah.. :) 
karena Allah-lah Yang Maha Berkuasa utk menentukan, maka tugas kita adalah berserah diri kpd Allah (setelah ikhtiar)

 kemudian contoh berserah diri Nabi nabi yang lain
QS Hud ayat 56
Sesungguhnya aku bertawakkal (berserah diri) kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak ada suatu binatang melatapun melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus".
QS AtTaubah ayat 129
Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah: "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal (berserah diri) dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung".
demikian...
semoga bermanfaat..
 ^^

Kamis, 14 November 2013

#barublajar ttg cinta dan komitmen

mengutip dari blog sebelah...
Ketika Anda sebagai wanita menerima pinangan dan kemudian bersedia dinikahi oleh seorang laki-laki, maka tentu saja Anda juga harus berkomitmen untuk menghormatinya, mentaatinya, dan menjaga kehormatannya. Begitulah, komitmen akan mendorong kita untuk melakukan hal-hal terbaik yang kita miliki. Hal-hal yang baik itu, secara fitrah akan melahirkan benih-benih mahabbah dalam hati manusia. Maka komitmen yang besar dalam pernikahan, akan melahirkan cinta yang tak akan pernah padam..

dari cinta..lahirlah komitmen..
dari komitmen..lahirlah cinta..
seseorang akan komitmen bila mencintai..
seseorang akan mencintai bila tlah berkomitmen..

mumet..
tapi memang bgitu,,
jadi ..cinta dulu atau komitmen dulu?

kalau in my humbel opinien..
awalnya cinta..kemudian komitmen,,kemudian cinta..kemudian komitmen..
awalnya kita mencintai Sang Pencinta..yaitu Allah Subhanahu wa ta'ala..
kemudian kita berkomitmen..dengan jalan menikah..dg seseorang..
kemudian kita mencintai orang yang tlah kita komitmen-i di atas..
kemudian kita berkomitmen utk mencintainya..karena komitmen dan cinta kita kepada Allah..
hehe..ini seperti berlapis lapis..
dan tak ada habisnya..


-sekian-
:hihi

jadi..sudahkah kita berkomitmen untuk mencintai?
sudahkahkita mencintai dengan penuh komitmen?

-sekian lagi-
-sudah-






eh sebentar sebentar
lalu apakah cinta dan komitmen tadi hanya untuk ikatan manusia dengan manusia..a.k.a pernikahan?
ow..ow..tentu tidak..
cinta dan komitmen juga untuk dakwah..
untuk islam..
apa wujud cinta dan komitmen kita thd islam?
 banyak sekali wujudnya,
diantaranya. menyebarkan islam..
ikut berjuang menegakkan islam..
berdakwah di jalan islam..
sampaikan walau satu ayat..
saling mengingatkan sesama saudara..
dan masih buanyakkk lagi

semoga kita semua diberi kekuatan ALlah untuk bersama sama dengan orang yang kita cintai,, dan mereka pun cinta serta berkomitmen untuk menegakkan islam.. amiiin.. ya Rabbal 'alamiin..

#barublajar ttg sedang turun banget, smoga segara pulih

astaghfirullah
al imaanu..yazidu wa yankus..
hiks..

ketika sedang dalam yankus yankusnya itu..
rasanya semua jadi berat..
dan kenapa jadi sensitifan buanget..
dikit dikit mbrambang..

ya Allah..kembalikan hamba..
hamba ingin kembali dekat denganMu..
merasakan kembali ruhiyah yg prima..yg dekat padaMu..

ketika jauh seperti ini ya Allah..
kerikil pun tampak seperti batu karang menghalangi jalanan..
padahal..
ketika sadar,..ternyata kudapati hanya diri ini yang kurang bersyukur..

hmm..
bismillah..mari mulai lagi..
dan ketika kita berada di saat turun keimanan..
jangan meratapinya..
bangkit..
bangkit..
coba sedikit demi sedikit..apa yang dulu menjadi kebiasaan kita..
walau memang aaarrggh..berat banget..
insyaAllah bisa..