mengutip dari blog sebelah...
Ketika Anda sebagai wanita menerima pinangan dan kemudian bersedia dinikahi
oleh seorang laki-laki, maka tentu saja Anda juga harus berkomitmen untuk
menghormatinya, mentaatinya, dan menjaga kehormatannya. Begitulah, komitmen akan
mendorong kita untuk melakukan hal-hal terbaik yang kita miliki. Hal-hal yang
baik itu, secara fitrah akan melahirkan benih-benih mahabbah dalam hati manusia.
Maka komitmen yang besar dalam pernikahan, akan melahirkan cinta yang tak akan
pernah padam..dari cinta..lahirlah komitmen..
dari komitmen..lahirlah cinta..
seseorang akan komitmen bila mencintai..
seseorang akan mencintai bila tlah berkomitmen..
mumet..
tapi memang bgitu,,
jadi ..cinta dulu atau komitmen dulu?
kalau in my humbel opinien..
awalnya cinta..kemudian komitmen,,kemudian cinta..kemudian komitmen..
awalnya kita mencintai Sang Pencinta..yaitu Allah Subhanahu wa ta'ala..
kemudian kita berkomitmen..dengan jalan menikah..dg seseorang..
kemudian kita mencintai orang yang tlah kita komitmen-i di atas..
kemudian kita berkomitmen utk mencintainya..karena komitmen dan cinta kita kepada Allah..
hehe..ini seperti berlapis lapis..
dan tak ada habisnya..
-sekian-
:hihi
jadi..sudahkah kita berkomitmen untuk mencintai?
sudahkahkita mencintai dengan penuh komitmen?
-sekian lagi-
-sudah-
eh sebentar sebentar
lalu apakah cinta dan komitmen tadi hanya untuk ikatan manusia dengan manusia..a.k.a pernikahan?
ow..ow..tentu tidak..
cinta dan komitmen juga untuk dakwah..
untuk islam..
apa wujud cinta dan komitmen kita thd islam?
banyak sekali wujudnya,
diantaranya. menyebarkan islam..
ikut berjuang menegakkan islam..
berdakwah di jalan islam..
sampaikan walau satu ayat..
saling mengingatkan sesama saudara..
dan masih buanyakkk lagi
semoga kita semua diberi kekuatan ALlah untuk bersama sama dengan orang yang kita cintai,, dan mereka pun cinta serta berkomitmen untuk menegakkan islam.. amiiin.. ya Rabbal 'alamiin..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar